Home / Fill-Rite Indonesia / Kenali Flow Meter Mechanical dan Jenis-Jenisnya

article Kenali Flow Meter Mechanical dan Jenis-Jenisnya cover image
20 October 2022 Fill-Rite Indonesia

Kenali Flow Meter Mechanical dan Jenis-Jenisnya

Meski saat ini sudah banyak flow meter digital di pasaran, flow meter mechanical masih banyak digunakan oleh masyarakat. Alasannya karena flow meter mechanical ini memiliki kelebihan seperti biaya instalasi yang cukup terjangkau serta cara pengoperasian juga perawatan yang  terbilang cukup mudah.

 

Apa itu Flow Meter?


Sebelum membahas lebih jauh lagi mengenai flow meter mechanical, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan flow meter. Flow meter merupakan alat ukur yang dimanfaatkan untuk mengukur laju aliran suatu cairan, mengukur volume, massa gas, atau material lainnya. 

 

Flow meter ini sangat berguna untuk menghitung biaya produksi melalui data pemakaian gas atau air, membantu mengetahui performa mesin, pengelolaan limbah, atau mengukur volume cairan saat proses produksi makanan. 

 

Ada dua kategori flow meter, yakni flow meter digital dan flow meter mechanical. Flow meter mechanical adalah flow meter yang bekerja dengan sistem mekanikal register. Sedangkan flow meter digital merupakan flow meter yang bekerja menggunakan sensor yang diintegrasikan dengan perangkat digital.

 

Cara Kerja Mechanical Flow Meter

 

Berbeda dengan flow meter digital yang mempunyai mekanisme menangkap data lalu menerjemahkannya ke dalam bentuk angka digital yang mudah Anda baca, flow meter mechanical memiliki cara kerja yang lebih kompleks.

 

Bagaimana cara kerja mechanical flow meter ini? Pada dasarnya, alat ukur jenis ini memiliki komponen paddle wheel yang akan berputar saat ada tekanan atau aliran. 

 

Hasilnya, paddle wheel yang berputar ini akan menggerakkan sistem pencatatan secara mekanik. Beberapa flow meter mechanical memiliki alat ukur seperti jarum indicator dial, namun ada beberapa jenis yang memiliki tampilan lebih modern seperti Fill Rite flow meter mechanical.

 

Jenis-Jenis Mechanical Flow Meter

 


Ada berbagai macam flow meter mechanical yang ada di luar sana. Berikut beberapa macam mechanical flow meter dan fungsinya:

 

1. Positive Displacement Flow Meter


Tipe pertama dari flow meter mechanical adalah Positive Displacement (PD) Flow Meter. Alat ini dapat Anda manfaatkan untuk mengukur cairan dan gas. PD flow meter ini mengukur volume atau gerakan fluida dengan membaginya ke dalam beberapa ruangan atau rongga dengan jumlah volume yang terukur.

 

Tipe flow meter ini memiliki beberapa keunggulan. Pertama, kemampuannya yang baik dalam menangani cairan yang bersifat korosif. Kedua adalah mengenai cairan yang memiliki kekentalan yang cukup tinggi atau viskositas yang tinggi. 

 

Selanjutnya, flow meter juga memiliki tingkat akurasi yang cukup baik. Bukan hanya itu, flow meter ini juga dapat memberikan respons dengan cukup cepat saat terjadi perubahan kondisi aliran, sehingga Anda tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengumpulkan data.

 

2. Variable Area Flow Meter


Jenis ini memiliki bentuk tabung seperti trapesium terbalik dengan pelampung di dalamnya. Bagaimana cara kerjanya? 

 

Pertama, aliran akan masuk melalui bagian bawah dari perangkat yang berbentuk tirus dan menyebabkan adanya gaya angkat pada pelampung yang terdapat di dalam tabung. 

 

Fungsi pelampung pada tabung flow meter jenis Variable Area adalah sebagai alat ukur. Pergerakan pelampung dari posisi awal ke posisi akhir adalah data ukur alat ini.

 

Dalam proses pengukuran, pelampung akan naik sampai pada titik yang sering disebut dengan drag force. Nah, posisi pelampung yang mengambang ini akan menunjukkan besar aliran.

 

3. Turbine Flow Meter


Alat ini dapat Anda gunakan untuk mengukur aliran sesaat dan aliran kumulatif dari cairan atau gas. Beberapa keunggulan dari alat ini adalah akurasinya yang cukup tinggi dan ketahanan yang cukup baik terhadap getaran.

 

Flow Meter Turbin menggunakan turbin untuk pengukurannya. Pertama, fluida akan mengalir dan menggerakkan turbin dengan cepat kemudian mengubah kecepatan rotasi menjadi sinyal listrik. 

 

Elektroda menangkap sinyal tersebut dan menyalurkannya melalui kabel ke sistem transmitter. Setelahnya, sistem akan menerjemahkan sinyal menjadi bentuk angka.

 

4. Gear Flow Meter


Alat ini dapat mengukur laju aliran yang sangat kecil dan mengukur volume cairan yang kecil. Salah satu keunggulan dari alat ini adalah ketahanannya terhadap suhu tinggi dan rendah yakni -196℃ hingga 200℃.

 

Bagaimana cara kerjanya? Alat ini terdiri dari terdiri dari rotor roda gigi yang akan berputar karena tekanan diferensial fluida. Selanjutnya, sensor yang terdapat pada bagian luar bilik akan mendeteksi dan menghitung jumlah rotasi. Melalui jumlah rotasi akan diketahui laju aliran volumetrik.

 

Positive Displacement Flow Meter, Gear Flow Meter, Variable Area flow Meter, dan Turbine Flow Meter adalah beberapa jenis flow meter mechanical. Anda dapat memilih jenis flow meter mana paling Anda butuhkan dan sesuai.